GT Online: Jerman akan berhenti membayar kompensasi kepada pekerja yang tidak divaksinasi yang dipaksa dikarantina oleh virus corona

Ditulis oleh:Xiaojiucaia

 Sumber gambar: https://www.usnews.com/news/world/articles/2021-09-22/germany-wont-pay-unvaccinated-workers-in-quarantine-draft

Jerman akan berhenti membayar kompensasi kepada pekerja yang tidak divaksinasi yang terpaksa dikarantina oleh tindakan virus corona karena tidak adil meminta pembayar pajak untuk mensubsidi mereka yang menolak untuk disuntik, kata Menteri Kesehatan Jens Spahn, Rabu.

 Aturan, yang akan diterapkan oleh pemerintah 16 negara bagian Jerman, akan berlaku paling lambat 11 Oktober, kata Spahn, membenarkan rincian rancangan dokumen yang dilihat sebelumnya oleh Reuters.

 Aturan tersebut akan memengaruhi orang yang dites positif terkena virus dan mereka yang kembali dari perjalanan ke negara-negara yang disebut “berisiko tinggi” untuk COVID-19, yang sekarang termasuk Inggris, Turki, dan sebagian Prancis, antara lain.

 Pelancong yang tidak divaksinasi dari negara-negara tersebut diharuskan untuk dikarantina setidaknya selama lima hari.  Mereka yang telah divaksinasi atau baru saja sembuh tidak diharuskan untuk melakukannya.

 Para kritikus mengatakan aturan seperti itu akan setara dengan mandat untuk vaksinasi COVID-19 karena banyak pekerja tidak mampu tinggal di rumah tanpa dibayar.

 “Kita harus melihat ini secara berbeda,” kata Spahn dalam konferensi pers.  “Ini tentang keadilan. Mereka yang melindungi diri mereka sendiri dan orang lain melalui vaksinasi dapat dengan tepat bertanya mengapa kita harus membayar seseorang yang berakhir di karantina setelah liburan di daerah berisiko.”

 Ada juga masalah privasi.  Jerman memiliki undang-undang yang ketat yang mengatur privasi data karena sejarah pengawasan negara Nazi dan Komunis terhadap warga negara, dan majikan biasanya tidak memiliki hak untuk meminta informasi kepada staf tentang masalah kesehatan.

 Vaksinasi tidak wajib di Jerman tetapi pihak berwenang telah mengambil langkah-langkah yang membuatnya semakin tidak nyaman untuk tidak divaksinasi.

 Tes COVID-19, yang diperlukan misalnya untuk makan di restoran dalam ruangan, akan berhenti gratis mulai 11 Oktober.

 Juga, beberapa negara bagian Jerman mengizinkan bisnis seperti restoran atau stadion olahraga untuk memilih apakah akan menerima orang dengan tes negatif, atau hanya mereka yang telah divaksinasi atau baru saja pulih dari COVID-19.

 Jerman telah sepenuhnya memvaksinasi 74% orang dewasa, dibandingkan dengan 72.3% di seluruh Uni Eropa secara keseluruhan, data resmi menunjukkan.

Sumber informasi:https://gnews.org/1559484/

(Artikel hanya mewakili pendapat pribadi penulis)

Editor yang bertanggung jawab: 待命(文晓)

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

秘密翻譯組G-Translators

秘密翻译组需要各类人才期待战友们的参与: https://forms.gle/bGPoyFx3XQt2mkmY8 🌹 欢迎大家订阅 - GTV频道1: https://gtv.org/user/5ed199be2ba3ce32911df7ac; GTV频道2: https://gtv.org/user/5ff41674f579a75e0bc4f1cd Sep. 30